Tampilkan postingan dengan label guangzhou metro. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label guangzhou metro. Tampilkan semua postingan
Kamis, 12 Januari 2012
Sabtu, 10 Juli 2010
new MRT at Guangzhou
MRT adalah salah satu sarana transportasi yang penting di guangzhou. Beribu2 orang menggunakan sarana tersebut sebagai alat bepergian sehari2. Maka pada akhir desember 2009, dtambahlah sebuah line baru yaitu line 5.
Berikut adalah peta MRTnya......
Berikut adalah peta MRTnya......
Selasa, 14 April 2009
Ba Xiansheng (kisah seorang pencopet)
Hari ini aku mendapat pengalaman berharga dari seorang teman yang jarang dimiliki orang lain, yaitu melihat seorang pencopet alias pickpocket alias xiaotou (小偷)beraksi. hehehe..
Ceritanya gini,
Waktu kejadian: 17.00-18.00 (peak time-waktu pulang kerja)
TKP: MTR Guangzhou(地铁) tiyuxilu-gangding
Korban: banyak, baik laki2-perempuan, ibu2-bapak2, manula, maupun anak sekolah
Pelaku: sang pencopet (Ba xiansheng alias tuan bajingan)
Ciri-ciri: cowok, agak gemuk, 25 tahunan, membawa tas selempang (tempat menyimpan hasil copetan), bertampang bajingan yang menyebalkan.
Modus operandi: Ba xiansheng alias sang pencopet mulai melakukan aksinya pas penumpang berdesal2an naik MTR. Ba xiansheng menempelkan(merapatkan) tubuhnya ke sejumlah targetnya, tidak pandang bulu siapa yang menjadi target. Lalu dengan cepatnya memasukkan tangan ke saku celana target (entah itu saku depan maupun belakang). Eng..ing..eng.. dalam hitungan detik barang sang korban sudah berpindah ke dalam tas selempang yang sudah disiapkannya.
Dalam menjalankan aksinya Ba xiansheng tidak perduli apa yang akan diambilnya, yang penting diambil dulu, berharga atau tidak nanti saja urusan sama istri. Mungkin begitu pikiran sang pencopet ini. terbukti, dia juga mengambil daftar belanjaan seorang ibu beranak satu yang juga menjadi korbannya.
Dia juga melakukan aksinya selama berada di dalam MTR. Pokoknya semua orang yang naik / turun MTR, pasti didekatinya. Akhirnya sang pencopet itu turun di Gangding (salah satu perhentian ditie yang arus penumpangnya ramai).
Perhatian! sebaiknya amankan barang berharga anda apabila tidak mau berpindah kepemilikan. karena korban sudah sangat banyak. Dan ga ada salahnya selalu ingat kalimat ini "Barang bawaan yang di depan adalah milikmu, Barang bawaan yang di belakang adalah milik orang lain.."
Aku juga pernah jadi korban lho, Kemarin pas ke beijing lu, kartu MTRku hilang. en kayaknya sih dicopet juga, apalagi tuh kartu MTR masih baru direcharge-di dalam masih ada 100an RMB. trus pas mau keluar dari stasiu, mesti bayar denda 11RMB.
hahaha.. amal.. amal..
Waspada! Waspada!
Kejahatan bukan saja karena niat pelaku, tetapi juga dari kesempatan yang ada!
Ceritanya gini,
Waktu kejadian: 17.00-18.00 (peak time-waktu pulang kerja)
TKP: MTR Guangzhou(地铁) tiyuxilu-gangding
Korban: banyak, baik laki2-perempuan, ibu2-bapak2, manula, maupun anak sekolah
Pelaku: sang pencopet (Ba xiansheng alias tuan bajingan)
Ciri-ciri: cowok, agak gemuk, 25 tahunan, membawa tas selempang (tempat menyimpan hasil copetan), bertampang bajingan yang menyebalkan.
Modus operandi: Ba xiansheng alias sang pencopet mulai melakukan aksinya pas penumpang berdesal2an naik MTR. Ba xiansheng menempelkan(merapatkan) tubuhnya ke sejumlah targetnya, tidak pandang bulu siapa yang menjadi target. Lalu dengan cepatnya memasukkan tangan ke saku celana target (entah itu saku depan maupun belakang). Eng..ing..eng.. dalam hitungan detik barang sang korban sudah berpindah ke dalam tas selempang yang sudah disiapkannya.
Dalam menjalankan aksinya Ba xiansheng tidak perduli apa yang akan diambilnya, yang penting diambil dulu, berharga atau tidak nanti saja urusan sama istri. Mungkin begitu pikiran sang pencopet ini. terbukti, dia juga mengambil daftar belanjaan seorang ibu beranak satu yang juga menjadi korbannya.
Dia juga melakukan aksinya selama berada di dalam MTR. Pokoknya semua orang yang naik / turun MTR, pasti didekatinya. Akhirnya sang pencopet itu turun di Gangding (salah satu perhentian ditie yang arus penumpangnya ramai).
Perhatian! sebaiknya amankan barang berharga anda apabila tidak mau berpindah kepemilikan. karena korban sudah sangat banyak. Dan ga ada salahnya selalu ingat kalimat ini "Barang bawaan yang di depan adalah milikmu, Barang bawaan yang di belakang adalah milik orang lain.."
Aku juga pernah jadi korban lho, Kemarin pas ke beijing lu, kartu MTRku hilang. en kayaknya sih dicopet juga, apalagi tuh kartu MTR masih baru direcharge-di dalam masih ada 100an RMB. trus pas mau keluar dari stasiu, mesti bayar denda 11RMB.
hahaha.. amal.. amal..
Waspada! Waspada!
Kejahatan bukan saja karena niat pelaku, tetapi juga dari kesempatan yang ada!
Label:
about me,
china,
guangzhou,
guangzhou metro,
my journey
Alasan tinggal di Guangzhou
Kenapa aku memilih tinggal di Guangzhou?
Pertama karena letaknya yang strategis, Guangzhou (广州) adalah ibukota Propinsi Guangdong yang merupakan salah satu kota terbesar di China yang paling dekat dengan Indo (kalau homesick bisa cepet2 pulang-回国) dan yang paling penting Guangzhou dekat dengan Hongkong dan Macau(setiap saat bisa bolak balik ke sana tanpa harus habis cost yang banyak plus menambah koleksi stempel di passport.. 很好玩儿) hehe...
Kedua,karena makanannya enak dan tersohor di dunia, sehingga tidak berlebihan rasanya muncul sebutan “Makan di Guangzhou (吃在广州)”yang sudah amat terkenal sejak lama. Selain rasanya yang cocok di lidah orang Indo, makanan di Guangzhou juga rata-rata lebih murah daripada di Indonesia. Apalagi makanan di kantin sekolah (食堂).murah bangggetttt...
Biasanya kita makan di kantin kalau uang kiriman ortu sudah menipis, karena makan di kantin sekolah berarti harus siap2 menyesuaikan lidah dengan rasa yang kurang bersahabat (baca:ga enak).
Ketiga,Guangzhou yang disingkat menjadi 粤 Yue ini suhu udaranya paling bersahabat dengan tubuh orang Indo. apalagi musim semi seperti sekarang ini, 15-20 derajat.现在不冷不热,很舒服.
Guangzhou adalah kota ketiga yang paling padat penduduknya di China sehingga tidak heran kalau penuh dengan gedung-gedung apartment dan kantor yang tinggi.
Jalanan di guangzhou (terutama pada jam berangkat dan pulang kantor)sangat padat, penuh dengan taxi, bus, dan kendaraan pribadi. Sepeda motor dilarang di jalanan dalam kota Guangzhou (coba bayangkan kalau diperbolehkan.... bisa2 semalaman di jalan ntar) hehehe..
Karena statusku adalah pelajar yang belum berpenghasilan maka transportasi sehari-hari menggunakan transportasi umum. Biasanya sih naik taxi, bus, dan MTR (地铁). Nah, biar tidak repot mengeluarkan uang dan menunggu kembalian tiap kali naik MTR atau bus, aku membeli sebuah kartu yang bernama 羊城通(YangChengTong).

MTR alias ditie (地铁)
Nah skalian pamer kartu MTR-ku yang baru, yang lama sudah diambil oleh orang yang tidak bertanggung jawab (baca: pencopet). Kartuku yang baru ini adalah salah kartu yang unik, edisi khusus guangzhou xiangjiangsafari park, juga karena ukuran yang tidak biasa, kayak kartu kredit mini itu lho..

tampak depan

tampak belakang
Kartu ini mirip kartu Timezone, yang bisa diisi ulang. Jadi setiap kali naik bis atau MTR tinggal menggunakan kartu ini (titt...) dan uang yang ada di kartu berkurang secara otomatis.
Lebih enak tinggal di Guangzhou kan daripada di tempat laen?? Ada yang berminat?? hehehe..
Pertama karena letaknya yang strategis, Guangzhou (广州) adalah ibukota Propinsi Guangdong yang merupakan salah satu kota terbesar di China yang paling dekat dengan Indo (kalau homesick bisa cepet2 pulang-回国) dan yang paling penting Guangzhou dekat dengan Hongkong dan Macau(setiap saat bisa bolak balik ke sana tanpa harus habis cost yang banyak plus menambah koleksi stempel di passport.. 很好玩儿) hehe...
Kedua,karena makanannya enak dan tersohor di dunia, sehingga tidak berlebihan rasanya muncul sebutan “Makan di Guangzhou (吃在广州)”yang sudah amat terkenal sejak lama. Selain rasanya yang cocok di lidah orang Indo, makanan di Guangzhou juga rata-rata lebih murah daripada di Indonesia. Apalagi makanan di kantin sekolah (食堂).murah bangggetttt...
Biasanya kita makan di kantin kalau uang kiriman ortu sudah menipis, karena makan di kantin sekolah berarti harus siap2 menyesuaikan lidah dengan rasa yang kurang bersahabat (baca:ga enak).
Ketiga,Guangzhou yang disingkat menjadi 粤 Yue ini suhu udaranya paling bersahabat dengan tubuh orang Indo. apalagi musim semi seperti sekarang ini, 15-20 derajat.现在不冷不热,很舒服.
Guangzhou adalah kota ketiga yang paling padat penduduknya di China sehingga tidak heran kalau penuh dengan gedung-gedung apartment dan kantor yang tinggi.
Jalanan di guangzhou (terutama pada jam berangkat dan pulang kantor)sangat padat, penuh dengan taxi, bus, dan kendaraan pribadi. Sepeda motor dilarang di jalanan dalam kota Guangzhou (coba bayangkan kalau diperbolehkan.... bisa2 semalaman di jalan ntar) hehehe..
Karena statusku adalah pelajar yang belum berpenghasilan maka transportasi sehari-hari menggunakan transportasi umum. Biasanya sih naik taxi, bus, dan MTR (地铁). Nah, biar tidak repot mengeluarkan uang dan menunggu kembalian tiap kali naik MTR atau bus, aku membeli sebuah kartu yang bernama 羊城通(YangChengTong).

MTR alias ditie (地铁)
Nah skalian pamer kartu MTR-ku yang baru, yang lama sudah diambil oleh orang yang tidak bertanggung jawab (baca: pencopet). Kartuku yang baru ini adalah salah kartu yang unik, edisi khusus guangzhou xiangjiangsafari park, juga karena ukuran yang tidak biasa, kayak kartu kredit mini itu lho..

tampak depan

tampak belakang
Kartu ini mirip kartu Timezone, yang bisa diisi ulang. Jadi setiap kali naik bis atau MTR tinggal menggunakan kartu ini (titt...) dan uang yang ada di kartu berkurang secara otomatis.
Lebih enak tinggal di Guangzhou kan daripada di tempat laen?? Ada yang berminat?? hehehe..
Label:
about me,
china,
guangzhou,
guangzhou metro,
my journey
Langganan:
Postingan (Atom)

