Tampilkan postingan dengan label macau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label macau. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Juni 2009

Macau - Venetian

Ini yang tertinggal dari perjalananku ke Macau. Sebenarnya kita ke Venetian pas bulan Maret lalu. Uda lama ya?? Berhubung postinganku akhir2 ini tentang Macau, keinget deh perjalanan satu hariku di Macau, tepatnya di Venetian hotel.

The Venetian merupakan daur ulang kota Venesia.
Di lobby The Venetian, kita di sambut oleh armillary sphere, simbol alat untuk mempelajari langit dan bintang berwarna emas. Kesan pertama menginjakkan kaki di Venetian uda sangat memanjakan mata. Mulai dari lobby hotel berhiaskan berbagai lukisan dari abad pertengahan. Benar-benar berasa di Eropa, minus cuaca. Pengerjaan detil di dalam hotel ini begitu luar biasa. Dengan warna kuning keemasan membuat Venetian tampak sangat mewah dan esklusif.


Lobby hotel yang mewah.. plus armillary sphere


Koridor antara lobby menuju casino

Sebelum berjalan2 dan berfoto2 di Venetian kita mengisi perut dulu. Berhubung uda jam 12 siang foodcourt tempat kita makan uda ramai pengunjung. Setelah beberapa saat mengantri akhirnya kita mendapatkan tempat duduk dan langsung menyantap hidangan. Makanan di Venetian yang standard kira2 HKD 50. Makan di foodcourt ini serasa makan di alam terbuka Eropa. Di kanan kiri terdapat bangunan seperti di Venesia, dan langitnyapun dibuat mirip dengan keadaan di Venesia.


food court yang tidak terlupakan

Bisa dibayangkan betapa megahnya bangunan ini. Saat kita masuk ke dalam, sebuah kota dalam Hotel pun menanti kita. Layaknya kota air Venesia, tempat ini pun terasa sangat menyenangkan karena di dalam sana, tidak ada malam hari, karena langit yang di atas kota ini dicat biru dengan awan yang seperti siang hari yang cerah.
Kota Venesia pun terasa komplit dengan kehadiran gondola-gondola yang dikemudikan oleh para pengayuh sambil bernyanyi lagu Italia. Di Grand dan St. Luca Canal, kita bisa mencoba menaiki Gondola yg seperti di Venesia itu. Tentu saja dengan sungai buatan. ini dibuat seperti berada di Venesia. Gedung2nya, sungainya, bahkan ada langit di saat malam dan sorenya. Terasa hidup. Untuk tarif Gondola, sekitar HKD 100.


gondolier dan penumpangnya

Di Venetian ini juga terdapat tower, kanal serta gondola, dan di kanan kiri kanal buatan ini terdapat ratusan toko yang menjual barang layaknya sebuah mall. Di sini tersedia toko-toko yang beragam dari sekedar menjual souvenir sampai brand-brand dunia seperti Louis Vuitton, Hugo Boss, Aigner, Gucci, dan banyak lagi lainnya.


St. Mark Square

Casino Venetian saat ini menjadi casino terbesar di dunia. Di sini jumlah meja judi yang mencapai ratusan dan mesin jackpot yang sangat banyak, pasti menggoda para gamblers. Beruntung waktu kita ke Venetian ini kita memakai pakaian rapi, karena kayaknya ada peraturan kalau mau masuk ke dalam casino pakaian harus rapi dan formal.
Di dalam Casino, banyak sekali gamblers yang sedang mempertaruhkan nasibnya. Aneh2 aja cara mereka dalam bermain. Ada yang membuka kartu aja pakai dilipat bagian ujungnya, ada juga yang mengusap2 kartunya sebelum dibuka, lagaknya seperti adegan dalam film God of Gamblers di TV yang bisa merubah gambar di kartu. Oh ya, di semua casino di Macau selalu menyediakan minuman gratis buat tamunya lho. Pilihannya macam2 mulai dari softdrink sampai air mineral, semuanya tersedia.

Puas berjalan2 di dalam casino kita memutuskan untuk kembali ke border gate, dan ternyata di luar Venetian langit uda mulai gelap. Benar2 suatu pengalaman tak terlupakan dimana uang bisa membuat karya sedetil itu.

Jumat, 29 Mei 2009

macau-part 3

Hari kedua dan juga hari terakhir di Macau. Pk 18.00 kita sudah harus bersiap2 di border gate. Rencana semula kita Pk 9.00 uda mulai jalan lagi, tapi berhubung mata yang ga mau kompromi, akhirnya baru Pk 12.00 keluar dari hotel. hehehe..
Berarti waktu kita tinggal 5 jam lagi. Dan parahnya masih banyak situs2 yang belum terkunjungi. Ga buang2 waktu lagi kita langsung menuju ke area tanding dragon boat. Lokasinya di Nam Van lakes. Seperti yang uda pernah aku ceritain di postinganku sebelumnya dragon boat adalah suatu acara untuk memperingati duanwu jie. Dan ternyata pas kita ke sana pertandingannya sudah memasuki babak final.


Dragon boat..

Dari lokasi dragon boat, kita langsung naik ke Penha hill, menuju ke Our lady of penha church. Gereja ini berada di bagian atas Macau. Karena bangunannya yang terbuat dari batu dengan kesan alami yang indah, gereja ini biasa dipakai untuk foto pre wedding. Terbukti, pas kita kesana terdapart tiga pasangan yang lagi fo pre wedding.


Our lady of penha church

Trus kita turun ke daerah St Augustine's square. Di St. Augustine's Square terdapat beberapa situs bersejarah seperti St. Augustine's Church, Dom Pedro V Theatre, St. Joseph's Seminary dan Sir Robert Tung Ho Library.
St. Augustine's church dibangun pada tahun 1591. Gereja ini memelihara tradisi Prosesi Paskah yang masih diikuti oleh ribuan orang. Altar gereja ini cukup unik. Sebuah patung Yesus yang membawa salib ditahtakan di sana. Pada saat prosesi paskah biasanya patung ini yang diarak. Gereja St. Augustine adalah gereja pertama yang mengadakan misa dalam bahasa Inggris.

Teater Dom Pedro V dibangun pada tahun 1860 dan merupakan tempat penampilan pertama di dunia untuk karya Puccini "Madame Butterfly". Teater ini dibuat untuk menghormati Raja Portugal Dom Pedro V. meliputi ruang pesta, perpustakaan dan ruang bilyard. Juga terdapat restoran yang dibuka untuk umum.


teater dom pedro V

St Jose, Dikenal sejak tahun 1728 dan selesai dibangun pada tahun 1758, seminari tua tersebut bersama dengan Universitas St. Paul, adalah markas dari para misionaris yang ditugaskan di China, Jepang dan tempat-tempat lain di sekitarnya. Di dalam gereja, di salah satu altar samping, terdapat potongan dari tulang tangan Santo Francis Xavier, salah satu relik religi dan benda dihormati yang paling berharga yang tadinya menjadi koleksi Gereja Mater Dei (Ruins of St. Paul’s).


St Jose church dan seminari

Perpustakaan Sir Robert Ho Tung, sekarang merupakan bagian dari Perpustakaan Pusat Macau, dibangun sekitar tahun 1894. Pada tahun 1918, pengusaha HongKong bernama Sir Robert Ho Tung membeli gedung itu dan mengubahnya menjadi mansion yang menawan. Meninggal pada tahun 1955, dia menyumbangkan gedung tersebut ke Pemerintah Macau sebagai perpustakaan umum.

Gereja St. Lawrence juga dikenal sebagai Feng Shun Tang atau Lorong Angin Penyejuk. Pada tahun 258, St. Lawrence dihukum mati oleh pemerintah Roma karena menolong orang miskin dengan pembentukan komuni. Untuk menghormati jasa-jasanya, sebuah patung seorang santo, dengan kitab dan tongkat di tangan, berdiri tegak di gereja tersebut.


St lawrence church

Lalu kita ke Taman Camões. merupakan salah satu taman terbesar di Macau. Di sana banyak penduduk yang berolah raga setiap hari, dan di sinilah terdapat patung Luís de Camões, menghormati penyair Portugis terkenal yang tinggal di Macau. Di samping taman tersebut terdapat Christian cemetary, dimana beberapa penduduk terkenal Macau dimakamkan di sini.

Terakhir kita mengunjungi Gereja St. Anthony yang sering disebut sebagai Fa Vong Tong (Gereja Bunga). St. Anthony dihormati sebagai Santo Pernikahan oleh kaum Katolik. Sehingga banyak upacara pernikahan diadakan di gereja ini. Padahal st Anthony adalah seorang santo "militer", seorang kapten di ketentaraan Portugis. Gereja yang dibangun pada 1558-1560 ini bersama Gereja St. Lawrence serta Katedral merupakan salah satu gereja tertua di Macau.


St Anthony church

Memang masih banyak sisi lain Macau (selain casino) yang belum kita kunjungi.. Seperti Ama temple, Macau tower, Guia Hill, Barra fort. Tapi apa boleh buat kita mesti balik ke Guangzhou. One fine day lha aq mesti kembali ke Macau..

Ensiklopedia Makanan - egg tart

Makanan di Macau kebanyakan enak2 dan harganya pun masuk akal. Meskipun Macau merupakan kota wisata tapi harga yang ditawarkan masih wajar2 saja.
Ada sebuah jalan yang menghubungkan Senado Square dan Ruins of St. Paul, yang dipenuhi oleh toko-toko makanan. Di jalan tersebut para penjual sibuk berteriak menawarkan dagangan mereka sambil membagi-bagi sampel makanan untuk dicicipi pengunjung yang lewat. Yang paling banyak ditawarkan adalah almond cookies, egg tart dan irisan dendeng.


Pastelaria Koi Kei

Favorit saya adalah eggtart atau 蛋挞 (dàntà). Portuguese egg tarts yang dijual di Pastelaria Koi Kei seharga MOP 7. Eggtart nya fresh from the oven. Masih hangat. Begitu digigit krim susu yang ada di dalamnya langsung meleleh keluar. Harum dan lembut. Tidak seperti egg tart yang dijual di tempat dimsum2 di Indonesia.


Salah seorang penjual menawarkan egg tart


Selain koi kei, eggtart yang menurutku yummy adalah eggtart bikinan KFC. Yap, kentucky fried chicken. Setiap kali ke KFC, aq selalu pesan menu yang satu ini lho..

macau-part 2

Menyambung postinganku sebelumnya, pasti banyak orang yang berpikir bahwa Macau memiliki banyak tempat casino yang sangat luas dan indah. Ada Venetian Hotel yang desainnya sangat mewah. Ada MGM Casino yang terkenal dengan patung singanya. Ada Lisboa Casino yang pada malam hari membuat mata terpana melihat keindahan lampunya (yang pastinya sih, di macau ada banyak Casino yang akan membuat kita bangkrut dengan cepat). Tapi jangan salah, Macau juga memiliki sisi historis yang tak kalah menariknya. Seperti tujuan kita kali ini yang memang mau hunting tempat2 bersejarah di Macau.

Setelah berfoto2 di Lisboa, kita langsung ke Senado square. Lantai lapangannya dihiasi oleh mozaik paving blok hitam berpola ombak. Di Senado square ini terdapat banyak sekali cafe2 dan retail asing seperti Mango, Starbucks, McDonald. baleno, bossini, giordano, esprit, body shop, dan banyak lagi yang lain. Yang unik bangunan retail dan cafe tersebut sangat kental dengan suasana portugis. Di sekitar Senado Square selain merek asing terdapat juga banyak toko yang menjual barang-barang kaki lima, dari baju, sepatu, obat, suvenir, dan sebagainya.


Masih ada becak di kawasan mewah Lisboa

Masih di daerah Senado square, terdapat Gereja St. Dominic dan Holy House of Mercy.
Gereja St. Dominic memiliki halaman depan menawan berupa batu berwarna krem dengan stucco mouldings putih dan jendela berbingkai hijau. Di dalamnya, pilar-pilar putih menopang langit-langit dengan balkon panggung disekeliling dinding museum. Menara bel, di belakang gedung, telah diubah menjadi museum kecil yang merumahi "Treasure of Sacred Art" dan menampilkan koleksi dari sekitar 300 artifak.

Sedangkan Holy House of Mercy merupakan sebuah museum yang ada di Senado Square. Sayangnya pas kita ke sana, karena hari besar museum ini tutup.
Di ujung gang Alley of Mercy berdiri patung perunggu Dorn Belchior Carneiro, yang merupakan uskup pendiri Holy House of Mercy.


Senado square..

Puas di Senado, kita ke Ruins of St Paul's. Reruntuhan ini merupakan sisa dari Gereja St. Paul’s.
Gereja ini dibangun pada tahun 1602 – 1637. Pada tahun 1835 terjadi kebakaran yang hanya meninggalkan bagian depan dan 4 pilar beserta patung2 yang tersisa. Di dalam bekas reruntuhan gereja ini juga terdapat sebuah museum. Di museum ini terdapat berbagai macam peralatan liturgi, lukisan, patung, dan juga menyimpan tulang2 para martir Jepang dan Vietnam. Ruins of st.Paul's ini sekarang menjadi simbol kota Macau.
Perjalanan berlanjut ke Natcha temple yang terletak persis di sebelah Ruins of St Paul's. Kuil ini didedikasikan kepada dewa Na Tcha. Pemandangan dua tempat peribadatan yang bedampingan, kontras menggambarkan toleransi beragama di Macau yang cukup kuat.

Setelah itu kita menyempatkan diri mengunjungi Museum of Macau dan Forte Garden. Untuk masuk ke dalam museum of Macau per orang diwajibkan membayar HKD 15. Museum ini buka jam 10 pagi sampai 6 sore (katanya bebas biaya masuk setelah jam 5.30 sore, tutup hari Senin)
Forte garden yang terletak di sebelah Ruin of St. Paul's ini besarnya 10,000 meter persegi, dan dulunya dipakai sebagai benteng pertahanan militer. Tempat ini memuat banyak meriam untuk peperangan.


Macau museum dan forte garden

Keluar dari Forte Garden hari uda hampir gelap. Ga mau kehabisan waktu kita dengan langkah kaki yang agak dipercepat (china mode: on), buru2 ke katedral.
Terletak di dekat Rua de S. Domingos, katedral ini berada di puncak sebuah bukit. Hasil browsing, katanya di katedral ini, Misa Tengah Malam diadakan pada Natal dan Procession of the Passion of Our Lord ditampilkan tiap tahun.
Di sebelah Katedral berdiri Bishop’s Palace. Tapi entah kenapa, waktu kita mau masuk ke tempat ini sang penjaga melarang kita masuk. bisa saja karena waktu berkunjung yang sudah habis. Walaupun Katedral ini bukan gereja terbesar di Macau, tapi merupakan salah satu yang termegah.

Selesai dari katedral, hari uda makin gelap, lampu2 kota uda mulai dinyalakan. Pemandangan kota menjadi semakin indah dan romantis. Malam hari kita mengisinya dengan berkeliling casino. Konon kata teman yang uda pernah ke Macau, di casino2 banyak pertunjukan yang lumayan "menggugah". Sebelum menjelajahi casino kita memutuskan untuk mengisi amunisi terlebih dahulu, Maklum.. Seharian tenaga uda terkuras buat muter2 kota. Kita memilih salah satu tempat makan yang ada di Senado square.
Puas makan, tujuan pertama langsung ke Lisboa. Sampai di sana.. Wow.. Lampu yang menyala di bangunannya membuat kita terkagum2.. Perpaduan warna yang sangat gemerlap.
Di dalam casino, memang benar ada pertunjukan sexy dancer. Sang penari meliuk2kan tubuh dengan pakaian yang bisa dikatakan kurang bahan seakan2 menggoda para tamu. Sayangnya kebanyakan tamu malah asik berjudi tanpa memperhatikan pertunjukan mereka. Memang di casino ini para penarinya tidak sampai nude alias tanpa mengenakan benang sselembar pun, tapi pakaian mereka cukup minim sehingga anak di bawah umur dipastikan dilarang menonton pertunjukkan ini.

Trip selanjutnya, kita ke Wynn casino. Di Wynn ini terdapat 2 petunjukkan menarik. air mancur musik dan cahaya serta pertunjukkan Tree of Prosperity ataupun huge dragon. Pertunjukan air mancurnya cantik banget, menari2 sesuai irama lagu. Ga salah pertunjukkan Air mancur menari yang maen tiap 15 menit sekali ini ditunggu oleh banyak pengunjung.
Selain pertunjukkan itu, Di Wynn terdapat banyak toko2 branded, seperti Louis Vuitton, Gucci, sampai ferrari shop juga ada.


Wynn casino..

Terakhir kita ke MGM Grand casino. Yang menarik dari casino ini adalah lobby yang megah yang memiliki setting bak istana cinderella. Ada yang memroyeksikan gambar dan warna2 yang menarik ke istana tersebut, sehingga setiap beberapa menit sekali warna istana tersebut berubah2. Kadang seperti taman bunga, polkadot, bahkan gambar dadu pun ada.


Ga terasa uda tengah malam, badan pun pegal2. Kita sudahi dulu perjalanan hari ini. Semua kembali ke hotel. Mengumpulkan tenaga buat perjalanan hari kedua yang ga kalah berat dan melelahkan.
See you di lanjutan postinganku..

Kamis, 28 Mei 2009

macau-part 1

Di China saat ini sedang merayakan Duanwu jie, bakcangan kalau di Indo. Tidak seperti di Indo, di sini semua masyarakat diliburkan untuk memperingati hari besar tersebut. Berhubung hari liburnya tepat pada hari Kamis, trus Sabtu tidak ada sekolah, maka hari jumat dianggap kurang efektif jadi ikut diliburkan (harpitnas gitu). So, kitapun libur 3 hari. Tapi sebagai gantinya besok hari minggu kegiatan sekolah uda harus aktif kembali.

Untuk mengisi libur panjang ini kita bersama2 ke macau. Berangkat dari Guangzhou jam 9 pagi. Kita dengan bus kurang lebih menempuh perjalanan selama 3 jam. Sampai di Zhuhai perbatasan china-macau sudah Pk 12.00 Ga mau kehabisan waktu, segera kita menuju ke border gate untuk urusan imigrasi.


border gate

Uda beres masalah imigrasi, kita ga usa bingung masalah transportasi. Keluar dari border gatenya Macau, kita uda disambut oleh berderet2 bus antar jemput hotel-casino yang siap mengantar kita secara gratis ke hotel mereka. Ada busnya Venetian, Lisboa, Wynn, MGM, dan banyak lagi yang lain. Kali ini kita memilih busnya hotel Lisboa.


tinggal pilih mau naik yang mana..

Sampai di Lisboa ga lupa kita menyempatkan diri untuk berfoto2 dulu. Lalu masuk untuk melihat pemandangan di dalam hotel. Sangat mewah! Sayangnya di area casino kita dilarang untuk berfoto. Sudah puas di di Lisboa kita melanjutkan perjalanan.

Mau tahu perjalananku setelah dari Lisboa?? Ikutin aja postinganku selanjutnya..